SOCIAL MEDIA

Bentuk Tubuh Sering Diejek, Begini Cara Gigi Hadid Hadapi Body Shaming

Friday, March 8, 2019


Fisik kamu pernah diejek atau di-bully, Gals? Dibilang gendut lah, tulang belulang lah, jelek lah, dan lain sebagainya. Rasanya kesel banget, kan? Yang namanya cewek, kalau bentuk badan dan fisiknya diejek, pasti jadi nggak pede sama dirinya sendiri. Eits, jangan sampai perkataan orang bikin kamu down ya, Gals! Coba deh tiru cara Gigi Hadid mencintai dirinya sendiri.

Jadi seorang supermodel dengan bentuk badan yang bikin cewek-cewek super iri, Gigi Hadid ternyata nggak luput dari cibiran orang, lho. Ia ngaku bentuk tubuhnya sering dicemooh di media sosial. Banyak netizen yang bilang kalau bentuk tubuhnya sekarang seperti dibuat-buat. Dulu tubuh Gigi terlihat atletis karena ia adalah pemain volli dan atlet kuda. Kalau sekarang tubuhnya terlihat kurus, itu bukan karena tuntutan pekerjaannya sebagai model. Saat itu ia sempat menderita penyakit Hashimoto (penyakit yang menyerang sistem pertahanan tubuh) yang mengharuskannya olahraga dan makan sehat. Karena gaya hiduplah, tubuhnya jadi kurus (wah, bisa kita contek nih buat dapetin bentuk tubuh serupa).

Apakah seorang Gigi Hadid pernah insecure sama bentuk tubuhnya? Pernah banget, Gals! Wajar, semua cewek (termasuk kamu?) pasti pernah merasakan hal ini, seolah kita nggak pernah puas sama tubuh kita sendiri. Hal yang sama pun berlaku buat pacar Zayn Malik ini. Kalau boleh milih, ia lebih suka sama bentuk bokong beberapa tahun lalu. Tapi Gigi nggak menyesali bentuk bokongnya yang sekarang. Dengan bangga ia berkata, "Percaya deh, tiga tahun dari sekarang saat kita lihat foto masa lalu, kita bakal bilang, "Wow, aku pernah seseksi ini. Kenapa aku harus merasa jelek hanya karena ucapan bodoh orang lain?"" NAH! Betul banget. Perkataan orang lain sama sekali nggak define who we are. We couldn't agree more with you, Gigi!



SheBlinks tahu banget berucap lebih mudah daripada bertindak. Di era yang hampir semuanya dinilai dari sebuah foto (thanks to Instagram), memang agak susah nerapin prinsip self-love. Apalagi body shaming udah jadi semacam virus menular di antara sesama cewek. Berawal dari body shaming, jadi insecure sama fisik sendiri, yang akhirnya bikin kita nggak pede dan selalu merasa kurang.

It's time to stand up, Gals! Kalau kamu udah merasa nggak nyaman sama dirimu sendiri, seperti selalu merasa jelek akibat bully fisik, jangan diam aja ya. Soalnya ini udah menyangkut kesehatan mental. Kalau kamu pendam terus, lama-lama bisa jadi bom waktu yang meledak kapan aja. You need a shoulder to cry on, at least buat meluapkan kesedihan dan berbagi bareng teman. Nah, SheBlinks tahu banget dimana kamu bisa merasa positif lagi sama bentuk tubuh paling indah pemberian Tuhan ini.

Coba deh kamu main-main ke center Body Positivity Indonesia di Jl. Gandaria Tengah III No.5 Jakarta Selatan. Body Positivity Indonesia (BPI) adalah wadah buat semua orang, baik cewek maupun cowok, muda dan dewasa, buat bisa membangun kesadaran atas penerimaan dirinya dengan kondisi apapun sekaligus supaya kita bisa fokus dalam pengembangan diri. 

Kalau kamu pernah di-bully fisiknya dan itu ninggalin luka yang nggak ringan, mampir ke sana deh. Di sana kamu bisa ikutan beragam aktivitas, seperti konseling dan berbagi cerita sama Floranita Kustendro , C.Ht (hypnotherapist) dan Ririe Bogar (influencer yang fokus sama issue body shaming), public workshop, positive day (cooking, dancing, modelling, dll), dan kopdar (ketemuan sama orang dengan cerita yang sama). Di BPI, semua rasa insecure dan ketakutan kamu terhadap bentuk tubuh dan fisik bisa diminimalisir, biar kamu bisa pede lagi, Gals.

Let's say it along: stop body shaming!

No comments :

Post a Comment

Instagram