SOCIAL MEDIA

Disuka Sama Dua Cowok, Antara Bad Boy dan Good Guy, Pilih Mana ya?

Thursday, December 13, 2018


Coba perhatiin deh. Tiap baca novel maupun nonton drama atau film yang bercerita soal cewek yang disuka sama dua cowok, yang satu bad boy dan satunya lagi good guy, pasti ending-nya si cewek bakal milih bad boy. Kenapa ya? Padahal kan good guy lebih bisa diandalkan. Selain itu bad boy punya tingkah nyebelin yang bikin jadi berantem mulu.

Kamu juga pernah ngerasain di posisi ini, Gals? Ada momen dimana kamu bingung pilih cowok mana yang lebih kamu suka. Logika sih pilih good guy yang bisa memperlakukan kamu dengan baik, tapi ternyata hati kamu lebih suka sama bad boy yang terus-terusan bikin kamu kesel. Mana yang harus diterima ya? Pusing, deh!

Sebenarnya ada alasan kenapa hati kita cenderung lebih suka bad boy. Tapi nggak salah juga kok kalau pilih good guy karena kamu pasti pengen dapet perhatian terbaik dari cowok kamu. Kalau kamu masih dilema memilih antara dua cowok tipe 'baik' dan 'ngeselin', sebaiknya baca dulu perbedaan antara bad boy dan good guy ini.


Pencipta Drama

Bad Boy: Siapapun pasti nggak suka ada drama di hidupnya. But let's be real! Gimana pun juga, drama bikin kita jadi lebih hidup. Nah, bad boy bakal kasih kita emosi naik turun yang menantang selayaknya naik roller coaster. Misalnya, gampang banget bikin kamu ngambek dan khawatir. Justru hal seperti inilah yang menciptakan memori nggak terlupa dalam hidup.

Good Guy: Cowok baik-baik, terutama yang pengertian banget, bakal mengontrol emosi dan perilakunya supaya nggak jadi drama. Intinya, dia berusaha banget nggak bikin masalah sama kita. Positifnya, dia bikin kita nyaman, tapi yang sayangnya malah terkadang bikin kita cepat bosan.


Suka Hal yang Menantang atau Aman?

Bad Boy: Karena kepribadiannya yang suka berpikir out of the box, bad boy bakal mendorong kita buat keluar dari zona nyaman. Ngaku deh, nggak sedikit dari kita yang nggak berani ninggalin zona nyaman, kan. Nah, cowok dengan tingkah slengek-an akan menantang jiwa petualang dalam dirimu buat nyobain hal-hal baru. Contohnya, tiap hari kamu berangkat sekolah dianter papa. Bad boy bakal ngajakin kamu berangkat naik bus yang belum pernah kamu lakuin sebelumnya. Sayangnya, mungkin ini bagian dari sifatnya yang egois. Dia membawamu keluar dari zona nyaman tapi nggak pikir panjang sama apa yang akan kamu hadapi nanti.

Good Guy: Cowok baik juga bakal paham kalau 'bertualang' sangatlah baik. Bukannya nggak pengen kamu melakukan hal-hal menantang, dia cuma pengen memperhatikan posisi kamu, kok. Dibanding bawa kamu keluar dari zona nyaman, dia bakal lebih pilih buat berada di sampingmu dan mendukung semua yang kamu lakuin.


Keberanian Ambil Risiko

Bad Boy: Masih berkaitan sama poin sebelumnya, bad boy punya keberanian buat menghadapi risiko, yang pasti akan ditularkan ke kamu. Misalnya, dia nggak takut buat melawan kalau dia merasa benar. Dengan begini, semangat kamu bakal lebih terpacu buat ngelakuin hal-hal yang pengen kamu lakuin.

Good Guy: Bisa berpikir mana yang baik, mana yang kurang baik, good guy bakal menasihati kamu apakah kamu perlu ambil risiko itu. Kita pasti nggak pengen dipaksa buat gini gitu kan? Nah, good guy tahu ini. Dia mbebasin kamu melakukan apapun kapanpun. Pada dasarnya, dia sangat supportive.


Rasa Memiliki

Bad Boy: Wajar kalau kita takut kehilangan orang yang kita sayang. Cowok nyebelin yang tiap saat bikin kamu ngambek, saking nyebelinnya, mungkin nggak sulit buat ninggalin kamu kapan aja. Nah, perasaan takut ditinggal inilah yang bikin kita sadar betapa berartinya orang itu buat kita, kan? Alhasil, kita jadi tertantang buat selalu pertahanin dia di sisi kita.

Good Guy: Cowok baik-baik, sekalinya udah janji nggak bakal ninggalin kamu, dia pasti bakal tepatin janjinya. Hubungan kalian bisa jadi sangat aman, karena kalian nggak akan ninggalin satu sama lain. Tapi bukankah ini mbosenin? Seperti nggak ada api yang memacu hubungan jadi lebih hidup dan berwarna.

Dari semua poin di atas, bisa disimpulkan bad boy punya nilai lebih. Terlepas dari sikapnya yang nyebelin, arogan, dan semena-mena, mereka justru kasih antusiasme dalam sebuah hubungan. Ibarat kata, nyebelin tapi ngangenin. Nggak heran kenapa di cerita film dan novel, bad boy selalu menang dari good guy. Hihihi.

Tapi nggak berarti kamu langsung pilih bad boy ya, Gals. Setiap cewek kan beda-beda. Lihat lagi ke dalam dirimu, siapa yang lebih kamu cinta? Bad boy or good guy? Your heart decides :)

No comments :

Post a Comment

Instagram